Cendekia.
Sebuah sekolah bergengsi mengirimkan undangannya ke SMP Havi.
Havi dan kawan kawan digemparkan dengan itu.
Para guru segera berdiskusi.
Mereka memilih siapa yang akan diutus.
Ya.....
diutus untuk di test.
di test untuk sekolah disana.
Disana begitu jauh.
Begitu dingin.
Guru akhirnya memilih Havi, Adek, Ryan, Metha, Dila, Icha, Rahmi, dan Ofi untuk mengikuti test.
Mereka berangkat.
Dengan mobil DPRD.
Tawaran yang bagus, karena kami katanya akan didanai pemerintah daerah untuk sekolah disana.
Havi begitu semangat.
Sepanjang Adek ikut tampaknya ia akan tetap semangat.
Sepanjang perjalanan tak sepatah katapun keluar dari Adek kepadanya.
Tidak membuat Havi sedih.
Kalaupun Adek bicara kepadanya, ia akan susah meladeninya.
Hari pertama test!!!!!!!!!!!!!
Lancar.
Hari kedua test!!!!!!!!!!!!!
Lumayan bagus!
Malamnya...................................
Setelah test agama, mereka bersama berdiskusi diluar kelas.
Disanalah Havi dapat bicara dengan Adek.
Satu yang tidak dapat Havi lupakan.
Kunang-kunang.
Begitu indah........
Malam itu Havi bicara dengan Adek.....
diiringi dengan indahnya kunang-kunang.
Walaupun mereka hanya membicarakan hal yang biasa.
Membicarakan soal test.
Malam itu satu jam terasa semenit.
Dua jam mereka bicara.
Itu harus berakhir.
Karena mereka harus kembali ke asrama.
Semuanya harus tidur.
Tidur dalam kedinginan.
Badai kencang.
Bayangan pembicaraan tadi membuat Havi begitu hangat.
Malam itu suhu mencapai -7 derajat.
Kunang-kunang.
Indahnya malam.................
Tak akan Havi lupakan.
Sabtu, 06 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar